TEKNIS serta CARA KERJA MESIN ABSENSI SIDIK JARI (FINGERPRINT)
Insan intinya memiliki sesuatu yang unik/spesial yang hanya dimiliki oleh dirinya sendiri. Hal ini menimbulkan gagasan buat menjadikan keunikan tadi sebagai ciri-ciri diri. Hal ini perlu didukung sang teknologi. Teknologi yg dapat mendukung hal tadi disebut sebagai biometrik.
Biometrik ialah metode buat mengindentifikasi atau mengenali seseorang berdasarkan ciri fisik atau perilakunya. Biometrik memang sekarang mulai jadi animo. Pilihannya kian majemuk, mulai asal sidik jari, pola paras, pola suara sampai lapisan iris berasal mata. Dan di makalah ini akan dibahas system biometric buat
mesin absensi sidik jari
A.Pengertian serta proses kerja pada mesin absensi sidik jari
Absen sidik jari merupakan suatu metode baru yang saat ini telah berkembang menggunakan mesin menggunakan bantuan aplikasi buat mengisi data kehadiran suatu komunitas,gerombolan meupun instansi yg menggunakannya.
Mesin absensi sidik jari didesain spesifik dengan teknologi terdepan saat ini. Mesin ini umumnya memilki kapasitas memori yg akbar dan dilengkapi dengan fitur sophisticated, seperti : USB Flash, Disk, Web Server, Schedule Bell, SMS Message, Workcode, Function Key,dll
B.Tehnik pembacaan mesin absensi sidik jari
Scanning sidik jari dilakukan menggunakan alat elektronika (pada hal ini mesin absensi sidik jari). Yang akan terjadi scanning kemudian disimpan dalam format digital di ketika pendaftaran atau enrollment atau pendaftaran sidik jari. Sehabis itu, rekaman sidik jari tadi diproses dan dibuatkan daftar pola fitur sidik jari yang unik. Pola fitur sidik jari yg unik tersebut kemudian disimpan dalam memory atau database. Pola sidik jari yg unik ini dianggap dengan kata minutiae. Pada waktu identifikasi, pola minutiae tersebut lalu dicocokkan dengan akibat scan sidik jari.
Alat absensi sidik jari juga sensor sidik jari yang dipergunakan untuk keperluan lain seperti akses kontrol mempunyai beberapa tehnik pembacaan sidik jari. Tehnik pembacaan sidik jari sang mesin absensi sidik jari tadi antara lain :
1. Optis
dengan tehnik ini, pola sidik jari direkam atau discan dengan menggunakan cahaya. Alat perekam (fingerprint scanner) yg digunakan merupakan berupa kamera digital. Daerah buat meletakkan ujung jari disebut permukaan sentuh (scan area). Pada bawah scan area, ada lampu atau pemancar cahaya yg menerangi permukaan ujung jari. Akibat pantulan cahaya berasal ujung jari ditangkap sang alat penerima yg selanjutnya menyimpan gambar sidik jari tersebut ke pada memori.
Kelemahan metode ini artinya akibat scanning sangat tergantung dari kualitas sidik jari. Bila kualitas sidik jari miskin (poor) atau luka, maka kualitas hasil pembacaan akan tidak cantik. Kelemahan lain ialah tehnik ini mampu diakali menggunakan jari palsu. Tapi tehnik ini mempunyai keuntungan mudah dilakukan dan tidak membutuhkan biaya yang mahal.
2. Ultra Sonik
Tehnik ini hamper sama dengan tehnik yg dipergunakan pada dunia kedokteran. Dalam tehnik ini, dipergunakan bunyi berfrekuensi sangat tinggi buat menembus lapisan epidermal kulit. Suara frekuensi tinggi tersebut didesain menggunakan menggunakan transducer piezoelectric. Selesainya itu, pantulan energi tadi ditangkap memakai indera yg sejenis. Pola pantulan ini digunakan buat menyusun gambaran sidik jari yang dibaca. Dengan cara ini, tangan yg kotor tidak sebagai duduk perkara. Demikian juga menggunakan permukaan scanner yg kotor tidak akan Mengganggu proses pembacaan.
3. Kapasitans
Tehnik ini menggunakan cara pengukuran kapasitant buat menghasilkan gambaran sidik jari. Scan area berfungsi menjadi lempeng kapasitor, dan kulit ujung jari berfungsi menjadi lempeng kapasitor lainnya. Karena adanya ridge (gundukan) dan valley (lembah) di sidik jari, maka kapasitas dari kapasitor masing-masing orang akan tidak sinkron. Kelemahan ini ialah adanya listrik statis pada tangan. Untuk menghilangkan listrik statis ini, tangan harus digrounding.
4. Thermal
Tehnik ini memakai disparitas suhu antara ridge (gundukan) menggunakan valley (lembah) sidik jari untuk mengetahui pola sidik jari. Cara yang dilakukan artinya dengan menggosokkan ujung jari (swap) ke scan area. Bila ujung jari hanya diletakkan saja, dalam ketika singkat, suhunya akan sama karena adanya proses keseimbangan.
Demikian beberapa tehnik pembacaan mesin absensi sidik jari
C.Teknik penyimpanan pada mesin absen sidik jari.
Sesudah proses registrasi atau registrasi sidik jari pada mesin absensi sidik jari,atau mesin sidik jari yg difungsikan buat fungsi lain, maka citra atau pola sidik jari akan disimpan. Dalam proses penyimpanan citra atau pola sidik jari , ada beberapa teknik penyimpanan diantaranya,
1. Data sidik jari disimpan pada pada perangkat indera absensi sidik jari.
Cara ini diklaim sabagai pendapat desentralisasi. Umumnya terjadi di mesin sidik jari tipe standalone, yakni mesin sidik jari yang dalam pengoperasiannya bisa berjalan tanpa harus terhubung menggunakan komputer. Data akan tersimpan di memori yg ada di mesin.
Laba metode ini merupakan adanya kecepatan dalam proses pencocokan dan mesin absensi sidik jari bisa diletakan pada tempat yg jauh dari computer. Kelemahannya dalah kapasitas yg terbatas sinkron dengan besar memori yg disediakan oleh mesin.
Waktu ini sudah tersedia mesin absensi sidik jari yg bisa menampung hingga 5000 sidik jari atau lebih.
2. Data sidik jari disimpan di database di computer.
Cara ini diklaim menjadi cara sentrilisasi. Umumnya digunakan pada indera sidik jari tipe online atau yang wajib terhubung menggunakan computer. Data sidik jari yg harus diregistrasi akan eksklusif disimpan di database yang terdapat di harddisk computer.
Laba cara ini ialah kapasitas penyimpanan yg sangat besar , sinkron dengan kapasitas harddisk komputer. Kelemahannya adalah proses identifikasi yg agak lambat serta harus adanya computer dalam pengoperasiannya.
3. Data sidik jari disimpan pada kartu pemilik.
Cara ini jua dianggap sebagai desentralisasi. Data sidik jari akan disimpan pada kartu sang pemilik. Pertama kali sidik jari harus diregistrasikan ke mesin, kemudian data sidik jari tadi akan ditulis oleh mesin sidik jari ke kartu eksklusif, contohnya mifare card. Proses verifikasi dilakukan menggunakan kartu yg sudah terdapat data sidik jari tersebut.
Pada kondisi banyaknya sidik jari yg tersimpan, mka prose pembuktian akan memakan ketika yg lama . Buat mengurangi saat pencarian,maka tersedia beberapa cara mengurangi saat verifikasi tersebut. Antara lain:
1. Memakai metode one to one
Metode ini mengharuskan si pemilik atau karyawan mengetikan no.Id terlebih dahulu baru kemudian meletakan sidik jarinya di alat absen sidik jari. Menggunakan cara ini, mesin absensi sidik jari akan hanya mengecek citra sidik jari milik no.Idtersebut
2. Mengelompokannya ke pada gerombolan .
Pengguna atau karyawan yang terdaftar pada alat atau mesin sidik jari dikelompokan berdasarkan gerombolan -gerombolan menggunakan cara ini mesin absensi sidik jari hanya akan mencari sidik jari yang terdapat dalm gerombolan karyawan yang bersangkutan.
Tiga. Sidik jari dikelompokan ke pada tipe sidik jari.
Pada hal ini mesin absensi sidik jari akan mengelompokan sidik jari ke pada kelompok berdasarkan tipenya, yaitu whorl, right loop, arch, tented arch dll. Selain itu jua berdasarkan banyaknya ridge yang muncul dalam empat arah berasal nol derajat, 45 derajat, 90 derajat dan 135 derajat.
D.Cara kerja akses control pintu sidik jari
Cara kerja akses kontrol pintu yang memakai
Mesin Absensi Sidik Jari bekerja sesuai prinsip kerja mesin identifikasi sidik jari. Sama seperti mesin absensi sidik jari, pada mesin akses kontrol sidik jari, pengguna harus meregistrasikan dulu jarinya. Sampel jari akan disimpan di pada alat sidik jari. Setelah sidik jari pengguna didaftarkan, lakukan pengaturan-pengaturan yg terkait dengan akses kontrol
(access control system), sepeti kelompok, timezone (pengaturan saat akses), kombinasi akses, antipassback dan lain-lain.
Pada saat pengguna melakukan pembuktian pada indera sidik jari, maka mesin sidik jari tersebut akan mempelajari apakah sidik jari yg baru saja discan cocok dengan galat satu sidik jari yang tersimpan pada dalam alat sidik jari tadi. Bila terdapat kecocokan, maka alat tersebut akan mengirimkan sinyal kepada indera akses kontrol buat membuka atau menutup relay-nya (tergantung jenis relay-nya Normal Open atau Normal Close). Dampak asal terbuka serta tertutupnya relay tadi, kunci (door lock) akan terbuka dan pengguna bisa melakukan akses. Beberapa tipe mesin akses kontrol pintu sudah mengintegrasikan sensor sidik jari ke handle pintu. Cara pemakaiannya yaitu Pengguna wajib melakukan verifikasi pada sensor sidik jari, kemudian memutar handle pintunya buat membuka pintu.
Selain memakai sidik jari, umumnya mesin akses kontrol sidik jari pula dilengkapi dengan metode pembuktian menggunakan password dan kartu. Metode verifikasi tadi bisa dikombinasikan, misalkan sidik jari + kartu atau kombinasi lainnya tergantung fitur yg diberikan sang vendor. Hal ini akan menambah keamanan karena selain sidik jari itu unik ditambah kombinasi dengan password dan angka kartu. Demikian sekilas cara kerja mesin akses kontrol pintu sidik jari.
E.Perbandingan dengan system konvensional
Sistem konvensional yg dimaksud adalah sistem mekanik dimana setiap karyawan harus memasukkan sebuah kartu absensi ke dalam mesin absensi dan akan dicetak jam absensinya, dan juga sistem yg lebih sophisticated yaitu dengan memakai badge. Ada tiga jenis badge yaitu barcode, magnetik serta proximity. Umumnya penggunaan badge ini menggunakan cara menggesek badge tadi ke indera absensi atau menggunakan cara mendekatkannya saja.
Di sistem konvensional, karyawan mampu melakukan absensi tanpa wajib hadir sebab karyawan tadi bisa menitipkan pada rekan kerjanya. Menggunakan demikian, data absensi karyawan mampu diragukan kebenarannya sebab sulit diketahui apakah karyawan tadi sahih-sahih melakukan absen sendiri atau diabsenkan sang temannya. Sebagian besar dilema yang terjadi pada perusahaan merupakan kurangnya etikad baik asal karyawan buat melakukan absensi sendiri, jadi perusahaan tentu akan pada untungkan yaitu karyawan menjadi lebih disiplin.
Saat menekan biaya yg seharusnya tidak perlu untuk menggaji karyawan, serta menaikkan produktifitas karna karyawan akan benar-benar hadir di jam kerja. Disisi lain, karna daftar absensi otomatis masuk ke komputer tanpa memasukan data absen secara manual, karyawan akan terhindar asal kesalahan perhitungan jam kerja serta honor .
Absensi dengan sistem konvensional juga menyebabkan porto tambahan yg rutin, yaitu buat membeli kartu absen kosong tiap bulannya, atau buat yang badge perlu biaya tambahan buat membeli badge oleh karena rusak, hilang, adanya karyawan baru, mutasi, dsb.
F. Kelebihan dan kelemahan berasal absensi sidik jari
1.Kelebihan asal absensi sidik jari
a.Harga yang cukup lebih murah dibanding sistem biometrik lainnya.
B.Tidak memungkinkan penitipan absen.
C. Bisa menekan pengeluaran fiktif perusahaan, seperti uang lembur, uang hadir, catatan prestasi karyawan,
d. Menaikkan produktifitas perusahaan, karena lebih memicu karyawan buat hadir tepatwaktu serta kehadirannya tidak fiktif.
E. Data eksklusif masuk ke komputer, bisa pribadi diolah buat pembuatan laporan.
Sensor yang dipergunakan buat mendeteksi sidik jari memakai sistem optikal, dimana pendeteksian dilakukan menggunakan pembacaan kontur (tinggi rendahnya permukaan) sidik jari dan listrik tidak aktif tubuh. Hal ini membentuk tingkat keamanan yg tinggi karena tidak mampu dipalsukan menggunakan fotocopy sidik jariatau sidik jari tiruan.
2. Kelemahan pada system absensi sidik jari
Sensor sidik jari tidak mampu mengenali jari yg basah. Untuk karyawan yang tangannya sering berkeringat,akan sedikit kesulitan ketika absensi. Umumnya dengan membersihkan jari, sudah relatif mengatasi persoalan ini. Ketika jari basah discan, maka bercak air akan menganggu pola sidik jari sebagai akibatnya tidak mampu dikenali pola sidik jari tadi.
3.Dilema umum dalam absensi sidik jari
Beberapa dilema umum pada penggunaan mesin absensi sidik jari perlu diketahui oleh para pengguna. Hal ini berguna agar para pengguna mesin absensi sidik jari dapat segera mengerti langkah apa yg seharusnya dilakukan ketika terjadi problem pada mesin absen tersebut. Memang tidak semuanya akan kami uraikan, mengingat bervariasinya dilema yg pernah terjadi. Beberapa dilema terjadi sebab sebab human error, sebagian lagi memang dikarenakan mesin yg sudah melewati masa pakainya.
Pada bawah ini terdapat beberapa persoalan awam terjadi di mesin absensi sidik jari beserta kemungkinan karena serta cara lain tindakan yg harus dilakukan
1. Karyawan Sulit Scan
sebab 1 : Ridge jari rusak, terlalu kering atau terlalu halus
Tindakan :
– Registrasikan jari lebih berasal satu, Jika perlu semua jari tangan diregistrasikan. Sehingga Jika ada keliru satu jari rusak mampu memakai jari yang lain. Hal ini hanya mungkin Jika mesin absensi sidik jari support pendaftaran 10 jari.
– buat jari yang kemarau, pakailah pelembab (atau mampu menggunakan air) buat melembabkan kulit jari.
– gunakan pembuktian 1:1 atau dengan istilah lain gunakan cara absen menggunakan mengetikkan No.ID (PIN) terlebih dahulu. Hal ini akan memudahkan mesin buat mempelajari template jari (sample jari) sidik jari hanya di nomor ID itu saja. Jadi mesin tidak perlu memeriksa seluruh template jari yg ada pada mesin.
– Bila syarat semua jari tidak bisa diregistrasi, pakailah fasilitas Password dan Kartu yang sudah tersedia pada mesin.
Sebab 2 : permukaan kaca sensor kotor
Tindakan : Bersihkan menggunakan scoth tape
karena tiga : Sensor rusak
Tindakan : Hubungi teknisi buat perbaikan atau penggantian
5. Sesudah restart jam mesin menunjukkan jam 0:0
karena : Bateray habis
Tindakan : Hubungi teknisi buat penggantian
6. Lampu sensor tewas
sebab : Led sensor rusak atau konektornya patah
Tindakan : Hubungi teknisi buat penggantian
7. Bunyi keypad serta suara yg lain tak suara
sebab : Speaker atau Buzzer rusak
Tindakan : Hubungi teknisi buat penggantian
G. Tips menentukan absensi sidik jari
beberapa tips untuk memilih absensi sidik jari :
A. Kapasitas
Kapasitas ini mencakup jumlah user, jumlah sidik jari, jumlah kartu juga daya tampung data absensi. Jika karyawan Anda hanya berjumlah 50 orang, Anda tidak perlu membeli alat absensi sidik jari dengan kapasitas user sampai 50.000 user. Jumlah daya tampung data absensi pula penting buat Anda perhatikan. Hal ini untuk berjaga-jaga kapan anda harus menghapus data tersebut dari mesin. Sebab buat tipe mesin standalone, Jika log capacity-nya telah penuh, data absensi tidak mampu disimpan pada mesin lagi.
B. Kualitas Sensor
buat menilai kualitas sensor ini agak sulit, akan tetapi Anda bisa mengecek melalui fisiknya, apakah tahan gores atau masih dilapisi silikon yang rentan buat dirusak oleh user. Kecepatan baca juga menjadi hal yang perlu diperhatikan. Kecepatan yang baik harus kurang asal 1 dtk.
Beberapa parameter pengukuran mesin absensi sidik jari mirip FAR, FRR, FER, FCR dan lain-lain mampu diperhatikan. Anda coba buat pendaftaran dalam banyak sekali posisi, Bila mesin masih menerima satu jari menggunakan posisi yang tidak sama, sebaiknya Anda memilih mesin yg lain. Sensor yang baik umumnya menggunakan merk dari LUMIDIGM.
C. Komunikasi
ada banyak fasilitas komunikasi pada mesin absensi sidik jari. Seperti TCP/IP, RS232, RS485, Wiegand, Wifi, USB Kabel, juga menggunakan Usb Flashdisk atau bahkan support diakses berasal internet. Semakin banyak fasilitas semakin rupawan, tetapi harus disesuikan kebutuhan Anda karena semakin poly fasilitas komunikasi, harga mesin absensi sidik jari pula akan semakin mahal.
D. Acess Control Support
Anda mampu memilih mesin absensi sidik jari yg jua bisa difungsikan menjadi alat akses kontrol pintu. Namun Jika hanya buat absensi saja, maka fasilitas ini diabaikan saja, karena menggunakan adanya fasilitas ini menyebabkan harganya lebih mahal.
2. Software
perangkat lunak jua artinya unsur yg sangat penting buat diperhatikan. Beberapa
Mesin Absensi Sidik Jari sudah dilengkapi menggunakan aplikasi yg cukup lengkap mirip laporan rekap harian dan bulanan. Aplikasi ini dapat berupa aplikasi desktop yg dapat dijalankan di local personal komputer . Beberapa Mesin Absensi Sidik Jari ada juga yang dilengkapi perangkat lunak Reporting Berbasis Web yang memungkinkan pengguna mengakses software lewat network local juga internet.
3. Anggaran Keuangan
Sebelum membeli lihat dulu aturan pembelian mesin absensi anda. Harga mesin absensi beragam. Mulai berasal 1jutaan bahkan hingga puluhan juta tergantung fiturnya.
4. Layanan Purna Jual
Carilah vendor penjual mesin absensi sidik jari yang memberikan layanan purna jual yang baik. Baik berupa garansi alat juga kesediaan pelatihan penggunaan alat. Berbagai orang yg akhirnya tidak mampu memaksimalkan fungsi absensi sidik jari sebab tidak ada fasilitas training dari vendor.